Purwokerto, 27 April 2026 – Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik dan Sains Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menyelenggarakan kegiatan kuliah tamu dan Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan tema “Inovasi Bahan Bakar Alternatif: Kendaraan Modern melalui Pemanfaatan Etanol.” Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam menghadapi tantangan energi masa depan.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Teknik Mesin, Eqwar Saputra, S.T., M.T. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya pengembangan bahan bakar alternatif sebagai solusi terhadap isu krisis energi dan keberlanjutan lingkungan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa serta membuka peluang kerja sama strategis antara kampus dan dunia industri.
Kuliah tamu menghadirkan Anton Prihatno sebagai pemateri, yang membagikan wawasan dan pengalaman terkait pengembangan serta pemanfaatan etanol sebagai bahan bakar alternatif pada kendaraan modern. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa etanol memiliki potensi besar sebagai sumber energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan, serta mampu meningkatkan efisiensi pembakaran pada mesin kendaraan.
Selain sesi kuliah tamu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU sebagai bentuk komitmen kerja sama antara pihak UMP dengan mitra industri. Kerja sama ini diharapkan dapat mencakup bidang pendidikan, penelitian, serta pengembangan teknologi, khususnya dalam inovasi bahan bakar alternatif dan otomotif berkelanjutan.
Para peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen terlihat antusias mengikuti kegiatan hingga selesai. Diskusi interaktif yang berlangsung memberikan ruang bagi peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai tantangan dan peluang implementasi etanol sebagai bahan bakar kendaraan masa depan. Melalui kegiatan ini, Program Studi Teknik Mesin UMP menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan teknologi energi alternatif sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan industri demi terciptanya inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.

