Purwokerto, 28 April 2026 – Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin (HMTM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional MechaFest UMP 2026 dengan mengusung tema “Peran Analisis Akar Penyebab dalam Mencegah Kecelakaan dan Kejadian Keselamatan Proses di Industri Minyak dan Gas.” Kegiatan ini menjadi wadah ilmiah bagi mahasiswa, akademisi, dan praktisi untuk memperdalam pemahaman terkait keselamatan kerja di sektor industri strategis.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I Fakultas Teknik dan Sains UMP, Prof. Dr. Ir. Anwar Ma’ruf. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penerapan analisis akar penyebab (root cause analysis) sebagai langkah preventif dalam meminimalisir risiko kecelakaan kerja, khususnya di industri minyak dan gas yang memiliki tingkat risiko tinggi.
Seminar ini menghadirkan Prabu Bayu Dewo sebagai pemateri utama yang membagikan wawasan serta pengalaman terkait implementasi analisis akar penyebab dalam meningkatkan keselamatan proses di industri migas. Dalam paparannya, disampaikan bahwa banyak kecelakaan kerja terjadi bukan hanya karena faktor teknis, tetapi juga dipengaruhi oleh sistem, prosedur, serta aspek human error yang perlu dianalisis secara komprehensif.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan praktisi. Sesi diskusi interaktif menjadi salah satu bagian yang menarik, di mana peserta dapat menggali lebih dalam terkait studi kasus kecelakaan industri serta strategi pencegahannya melalui pendekatan analisis yang sistematis.
Sebagai bagian dari rangkaian MechaFest UMP 2026, seminar nasional ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran serta kompetensi peserta dalam bidang keselamatan kerja dan manajemen risiko industri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bukti peran aktif mahasiswa Teknik Mesin UMP dalam menghadirkan forum ilmiah yang relevan dengan kebutuhan dunia industri saat ini.
Melalui kegiatan ini, Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin UMP menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan wawasan dan profesionalisme mahasiswa, khususnya dalam aspek keselamatan kerja yang menjadi faktor krusial dalam dunia industri modern.

