Perkembangan zaman saat ini dimanfaatkan oleh para generasi milenial untuk mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya. Melalui konten-konten kreatifnya, para generasi milenial dapat memperoleh penghasilan sendiri. Datangnya era digital saat ini harus dapat dimanfaatkan dengan hal yang positif. Karena tidak sedikit masyarakat yang salah dalam menggunakan media digital, misalnya dalam social media facebook, instagram, twitter, tiktok, dan lain- lain. Berita-berita yang diterima lewat media social hendaknya dicari sumber yang valid dan tidak menyebarluaskan sembarangan karena tanpa adanya bukti yang jelas, berita tersebut akan menjadi berita hoax dan dapat diperkara pidana bagi yang menyebarluaskan. Student’s Column (2019), menyatakan bahwa generasi milenial
mempunyai pemikiran yang lebih inovatif, kreatif, dan kritis. Pertumbuhan generasi milenial Indonesia menjadi sebuah kekuatan untuk membentuk masyarakat Indonesia menjadi lebih maju, mulai dari kemajuan ekonomi, teknologi, E-commerce, dan berbagai bidang lainnya. Peranan generasi milenial saat ini sangat besar untuk membangun bangsa. Cara berpikir generasi milenial yang luas dapat membuat perubahan dan dapat menjadi pelopor bukan hanya mengikuti trend yang sudah ada, akan tetapi dapat menciptakan hal-hal yang baru di masyarakat. Untuk bisa menghasilkan wirausaha-wirausaha muda bukan sesuatu hal yang mudah, karena seseorang yang mempunyai jiwa entrepreneur adalah mereka yang percaya diri, berorientasi ke masa depan, kreativitas dan inovasi.
Sedangkan entrepreneurship adalah keyakinan yang kuat yang ada dalam diri seseorang untuk mengubah dunia melalui ide dan inovasinya. Keyakinan ini kemudian ditindaklanjuti dengan keberanian mengambil risiko untuk mewujudkan ide dan inovasinya tersebut melalui organisasi yang
didirikan, mulai dari membangun, memelihara, mengembangkan, hingga menghasilkan dampak nyata bagi dunia. Dan orang yang memiliki keyakinan tersebut disebut entrepreneur atau wirausahawan.
Jiwa entrepreneur harus ditanamkan sejak dini kepada generasi milenial mulai dari tingkat Sekolah Menengah Atas. Pada kesempatan ini, Dosen UMITRA Indonesia khususnya prodi kewirausahaan melalui Pengabdian Kepada Masyarakat, memberikan sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya memiliki jiwa entrepreneur oleh generasi milenial di SMAK Swadhipa Natar Lampung Selatan. Suatu Negara dikatakan maju jika pelaku usaha (UMKM) atau pelaku bisnis lebih banyak daripada karyawan/pegawai. Karena pelaku bisnis dapat menumbuhkan lapangan kerja baru. Dapat dibayangkan setiap tahun baik siswa maupun mahasiswa lulus dari studinya, jika pelaku bisnis tidak tumbuh, maka akan banyak pengangguran karena kurangnya lapangan kerja.
Keuntungan Menjadi Wirausahawan
Wirausahawan cenderung beroperasi dengan tujuan menciptakan nilai bagi masyarakat dan juga menghasilkan pendapatan. Kewirausahaan sangat bermanfaat bagi masyarakat miskin, umumnya dengan menyediakan sarana mata pencaharian serta alternative untuk bekerja berdasarkan misi sosial dan semangat melayani.
Berikut adalah beberapa kelebihan menjadi wirausaha
1. Modal
Wirausaha sosial akan lebih mudah meningkatkan modal karena modal yang diinvetasikan adalah misi, kepercayaan dan etika, sehingga dalam pembangunan usaha tidak terlalu membutuhkan modal yang besar, terlebih disetiap Negara pasti terdapat insentif besar melalui kerjasama program pemerintah.
2. Pemasaran
Pemasaran dan promosi untuk organisasi ini juga sangat mudah. Karena untuk menghasilkan solusi dari permasalahan yang sedang ditangani, perusahaan bisa lebih mudah menarik orang-orang dengan menggunakan media sosial.
3. Sumber Daya Manusia Lebih
Murah Dalam menentukan sumber daya manusia (SDM), perusahaan sosial lebih mudah untuk menggalang dukugan dari individu yang memiliki misi dan visi yang sama dan kesediaan menerima gaji yang lebih rendah dibandingkan dengan perusahaan komersil lainnya.


